Hola!^_^ ~ ni bahas artikel laen ttg kelainan pas mens... dh dikit w bahas di postingan yg lalu ttg PMS... so here it is...
Nyeri selama Mens
Hal yang sering dialami oleh sebagian wanita kala mens, didunia medis dikenal dengan dysmenorrhea. Hal yang biasa ini ternyata menjadi masalah kala rasa nyeri tsb sedemikian parahnya sehingga menyebabkan sang penderita tidak mampu melakukan aktifitas kesehariannya.Gajala lain disertai kram di perut bagian bawah, mual, muntah, serta pusing".
Ada sebuah kelainan dimana penderita mengalami nyeri yang luar biasa sakit, kelainan ini dikenal dengan primary dysmenorrhea, para dokter tidak menemukan kelainan organ pada organ sex para penderita. Kejadian ini sering dialami remaja putri yang baru pertama kali atau awal" mengalami menstruasi. Kontraksi yang sangat menyakitkan terjadi kala dinding uterus secara alami mengeluarkan prostaglandins, meski kemungkinan lain berupa faktor psikis jg sangat mempengaruhi terjadinya dysmenorrhea.
Ada berbagai cara menanggulangi masalah ini dari menebus& nurutin resep dokter, asal minum painkiller, taro botol isi aer anged di perut lo... sampe obat"an hormonal. Bahkan katane obat"an jenis bith control (KB) bs bantuin hadapi nyeri pas mens gitu. Sedangkan ada kebiasaan yang perlu diterapkan untuk menghindari nyeri saat mens dg cara olah raga teratur, makan makanan bernutrisi seimbang tyus terapin jurus EGP biar ndak terlalu stress, krn stress jg jd salah satu penyebab primary dysmenorrhea. ;)
Klu tadi ada primary dysmenorrhea yang dialami para ABG, skrg ada secondary dysmenorrhea yang sering dialami setelah penderita melewati masa" awal menstruasi sejalan dengan bertambahnya umur. Meski penderita primary dysmenorrhea telah melewati masa" awal mens dan mendapati tamu bulanannya telah normal, sebaiknya penderita sering memeriksakan rahimnya karena lebih berkemungkinan terserang penyakit rahim. Dari pertumbuhan yang abnormal, tumor sampe kanker, bahkan bisa menyebabkan kemandulan.
Jika kita berkonsultasi ke dokter, maka ia akan bertanya seputar regulasi mentruasi kita setiap bulannya, seberapa sakit nyeri yg ditimbulkan, sering tidaknya rasa nyeri menyerang, dsb. Biasanya tetap dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama sehingga bisa disimpulkan penyelesaian terbaik.
Kasus berikutnya adalah kala beberapa perempuan secara tiba" tidak mengalami menstruasi selama minimal 6 bulan berturut" berkrmungkinan mengidap kelainan yang disebut amenorrhea, hal ini juga dialami gadis yang belum mengalami mens pada umur 16 thn, ini disebut primary amenorrhea.
Definisi secondary amenorrhea bukan termasuk keterlambatan sang tamu bulanan 'bertamu', jika regulasi bulanannya menjadi 5-6 minggu bukan termasuk kelainan. Tetapi tetap harus diwaspadai karena penderita keterlambatan biasanya mempunyai kebiasaan jelek dalam konsumsi makanan dan seringnya terbebani dengan masalah psikis. Bahkan tingkat stres yang tinggi bisa menimbulkan keterlambatan menstruasi semakin lama!
Pada beberapa wanita menstruasi berhenti atau bahkan tak pernah mulai karena ovarium mereka tidak merespon terhadap hormon yang secara alamiah mulai melepaskan 'telur' didalam rahim. Beberapa wanita tak punya cukup hormon estrogen untuk bisa mengalami ovulasi/ bertelor (emg ayam doang yg bs betelor? :P), jadi seseorang yg tak mengalami ovulasi jelas tak bisa mengalami menstruasi dunk!
Ada faktor" yang bisa menyebabkan berhentinya mentruasi seorang wanita, diantaranya adl :
- Olah raga yang terlalu banyak (nah lo, mo olah raga jg jgn terlalu rajin :P)
- Obasitas/ kegemukan
- Gizi buruk (halah! nutrisi ndak seimbang mksdny... termasuk anoreksia loch! )
- Diabetes, penyakit liver/ hati
- Tuberculosis (TBC)
- Obat/ alat KB, Narkotika, obat"an kemoterapi kanker
Ada juga kasus yang termasuk langka dimana seorang gadis pengidap primary amenorrhea karena tidak adanya 'pembukaan' pada lubang selaput dara sehingga tak ada ruang untuk mengalirnya darah menstruasi, hal ini kadang terselesaikan kala sang gadis tak lagi mempunyai selaput dara yang utuh. Sedang 1/3 perempuan pengidap primary amenorrhea memiliki kelainan genetis atau kelainan pada organ genital/ reproduksinya.
Intinya, memang kita selalu disarankan untuk sering berolahraga, makan makanan bernutrisi seimbang dan berusaha meminimalisir penyebab stres. Sisanya masalah takdir! Loh, kok nyalahin takdir? Bukan nyalahin, tp ky kelainan organ jelas dibutuhkan lebih dari 'kemauan' untunk menghindari kelainan menstruasi berupa habbit/ kebiasaan keseharian kita.
Dah ah, moga manfaat, klu binun nanya aja ato baca artikel asline di http://www.healthsquare.com/fgwh/wh1ch01p2b.htm
~~~ Ivy ~~~
Nyeri selama Mens
Hal yang sering dialami oleh sebagian wanita kala mens, didunia medis dikenal dengan dysmenorrhea. Hal yang biasa ini ternyata menjadi masalah kala rasa nyeri tsb sedemikian parahnya sehingga menyebabkan sang penderita tidak mampu melakukan aktifitas kesehariannya.Gajala lain disertai kram di perut bagian bawah, mual, muntah, serta pusing".
Ada sebuah kelainan dimana penderita mengalami nyeri yang luar biasa sakit, kelainan ini dikenal dengan primary dysmenorrhea, para dokter tidak menemukan kelainan organ pada organ sex para penderita. Kejadian ini sering dialami remaja putri yang baru pertama kali atau awal" mengalami menstruasi. Kontraksi yang sangat menyakitkan terjadi kala dinding uterus secara alami mengeluarkan prostaglandins, meski kemungkinan lain berupa faktor psikis jg sangat mempengaruhi terjadinya dysmenorrhea.
Ada berbagai cara menanggulangi masalah ini dari menebus& nurutin resep dokter, asal minum painkiller, taro botol isi aer anged di perut lo... sampe obat"an hormonal. Bahkan katane obat"an jenis bith control (KB) bs bantuin hadapi nyeri pas mens gitu. Sedangkan ada kebiasaan yang perlu diterapkan untuk menghindari nyeri saat mens dg cara olah raga teratur, makan makanan bernutrisi seimbang tyus terapin jurus EGP biar ndak terlalu stress, krn stress jg jd salah satu penyebab primary dysmenorrhea. ;)
Klu tadi ada primary dysmenorrhea yang dialami para ABG, skrg ada secondary dysmenorrhea yang sering dialami setelah penderita melewati masa" awal menstruasi sejalan dengan bertambahnya umur. Meski penderita primary dysmenorrhea telah melewati masa" awal mens dan mendapati tamu bulanannya telah normal, sebaiknya penderita sering memeriksakan rahimnya karena lebih berkemungkinan terserang penyakit rahim. Dari pertumbuhan yang abnormal, tumor sampe kanker, bahkan bisa menyebabkan kemandulan.
Jika kita berkonsultasi ke dokter, maka ia akan bertanya seputar regulasi mentruasi kita setiap bulannya, seberapa sakit nyeri yg ditimbulkan, sering tidaknya rasa nyeri menyerang, dsb. Biasanya tetap dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab utama sehingga bisa disimpulkan penyelesaian terbaik.
Kasus berikutnya adalah kala beberapa perempuan secara tiba" tidak mengalami menstruasi selama minimal 6 bulan berturut" berkrmungkinan mengidap kelainan yang disebut amenorrhea, hal ini juga dialami gadis yang belum mengalami mens pada umur 16 thn, ini disebut primary amenorrhea.
Definisi secondary amenorrhea bukan termasuk keterlambatan sang tamu bulanan 'bertamu', jika regulasi bulanannya menjadi 5-6 minggu bukan termasuk kelainan. Tetapi tetap harus diwaspadai karena penderita keterlambatan biasanya mempunyai kebiasaan jelek dalam konsumsi makanan dan seringnya terbebani dengan masalah psikis. Bahkan tingkat stres yang tinggi bisa menimbulkan keterlambatan menstruasi semakin lama!
Pada beberapa wanita menstruasi berhenti atau bahkan tak pernah mulai karena ovarium mereka tidak merespon terhadap hormon yang secara alamiah mulai melepaskan 'telur' didalam rahim. Beberapa wanita tak punya cukup hormon estrogen untuk bisa mengalami ovulasi/ bertelor (emg ayam doang yg bs betelor? :P), jadi seseorang yg tak mengalami ovulasi jelas tak bisa mengalami menstruasi dunk!
Ada faktor" yang bisa menyebabkan berhentinya mentruasi seorang wanita, diantaranya adl :
- Olah raga yang terlalu banyak (nah lo, mo olah raga jg jgn terlalu rajin :P)
- Obasitas/ kegemukan
- Gizi buruk (halah! nutrisi ndak seimbang mksdny... termasuk anoreksia loch! )
- Diabetes, penyakit liver/ hati
- Tuberculosis (TBC)
- Obat/ alat KB, Narkotika, obat"an kemoterapi kanker
Ada juga kasus yang termasuk langka dimana seorang gadis pengidap primary amenorrhea karena tidak adanya 'pembukaan' pada lubang selaput dara sehingga tak ada ruang untuk mengalirnya darah menstruasi, hal ini kadang terselesaikan kala sang gadis tak lagi mempunyai selaput dara yang utuh. Sedang 1/3 perempuan pengidap primary amenorrhea memiliki kelainan genetis atau kelainan pada organ genital/ reproduksinya.
Intinya, memang kita selalu disarankan untuk sering berolahraga, makan makanan bernutrisi seimbang dan berusaha meminimalisir penyebab stres. Sisanya masalah takdir! Loh, kok nyalahin takdir? Bukan nyalahin, tp ky kelainan organ jelas dibutuhkan lebih dari 'kemauan' untunk menghindari kelainan menstruasi berupa habbit/ kebiasaan keseharian kita.
Dah ah, moga manfaat, klu binun nanya aja ato baca artikel asline di http://www.healthsquare.com/fgwh/wh1ch01p2b.htm
~~~ Ivy ~~~
0 komentar:
Post a Comment