Hola ! ^_^ ~ Mode Sotoy : AUTO ON :p
Mo bagi" crita aja... dolo , w pernah baca artikel yg mnrt w bagus bgd. Crita ttg seorang gadis cili bernama anisa, ia memiliki sebuah kalung imitasi yang selalu ia pakai sepanjang hari. Kalung ini pemberian sang ayah sebagai hadiah pada ultahnya beberapa tahun yang lalu.
Meski hanya imitasi, kalung ini sangat berharga bagi annisa. Tak pernah sedetikpun lepas dari lingkar leher annisa meski sedang saatnya mandi, kalung itu hanya pernah skali lepas dari leher annisa karena kulit leher annisa ruam" bahkan melepuh krn iritasi. Dalam keadaan sakit sekalipun kalung itu digenggamnya erat" tak boleh disimpan siapapun termasuk mamanya.
Suatu malam, sang ayah menghampiri annisa yg sedang bersiap" tidur. Setelah berdoa bersamanya, dengan suara lembut sang ayah bertanya kpd annisa 'annisa sayang, nisa sayang papa?', annisa mengangguk yakin. 'klo boleh, papa minta kalung nisa boleh ndak?' papanya bertanya lagi, kali ini wajah nisa kelihatan bingung 'pa, nisa sayang papa, nisa sayang mama. Papa boleh minta mainan nisa yg bagus" dan mahal, boneka barbie yg baru jg boleh papa minta, tp kalung ini jangan yah pa?'. Papa nisa tersenyum mendengar penuturan putrinya, ia mengangguk pelan lalu mengecup kening nisa seraya mengucapkan selamat tidur.
Beberapa hari kemudian, hal tersebut berulang kembali. Sang papa meminta kalung kesayangan nisa dan mendapat penolakan halus sang putri. Hal ini berulang beberapa kali, hingga suatu malam saat sang papa hendak meninggalkan kamar nisa...
'Pa, nisa sayang papa... ' ucapnya lirih sembari menahan air matanya meleleh, papanya tersenyum lalu sembari mengusap air mata nisa ia cium kening nisa 'papa jg sayang nisa... ' jwb sang papa pelan.
Saat sang papa hendak beranjak, tangan mungil nisa menahan baju papanya. Sekali lagi dengan air mata berlinang nisa berkata lirih 'pa, nisa suka banget ma kalung nisa... ', papa nisa tersenyum, lalu membelai rabut putrinya yg beranjak duduk diperaduan 'iy, papa ngerti kok sayang' hibur sang papa. '...tapi nisa lebih sayang papa... ' lanjutnya seraya melepas kalung kesayangannya untuk diberikan ke papanya, kali ini sang papapun tak dapat menahan tetesan airmatanya sendiri. Dengan penuh sinta kasih, sang papa memeluk nisa erat"... untuk beberapa saat nisa dan papanya larut dalam tangis haru.
Setelah beberapa saat, sang ayah bersurut sembari tersenyum, lalu duduk dilantai. Setelah menyimpan kalung kesayangan putrinya, ia merogoh kantong bajunya... lalu ia keluarkan sebentuk kalung cantik. Sambil tetap tersenyum, sang papa memberi tanda kpd annisa untuk menyibakkan rambutnya supaya tak mengganggu saat sang papa melingkarkan kalung baru itu dileher annisa. 'Nah! lebih cantik bukan?' kata sang papa tersenyum cerah, sedang mimik wajah nisa malah kebingungan.
Dengan tetap tersenyum sang papa menjelaskan dengan lembut 'sebenarnya, papa dah belikan kalung cantik in buat nisa beberapa hari yg lalu karena kalung imitasi bikin kulit nisa ruam", bahkan melepuh... tapi sepertinya nisa belum siap kehilangan kalung kesayangan nisa. kalung itu, asli bukan imitasi spt yg lalu, jadi nisa ndak usah khawatir iritasi lg... '. Lalu keduanya kembali berpelukan dlm haru...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Terkadang kala kita kehilangan sesuatu yg berharga, kita hanya merasakan sakitnya. Menyalahkan diri sendiri, sampai menyalahkan suratan takdir yg tlah tersurat. Klu ndak kuad nahan beban mental, bisa" suka ktawa/ nangis sendiri secara otomatis pdhl ndak jelas penyebabnya (aliaz gokilz bow :p)
Dalam cerita diatas, diharapkan kita bisa melihat hikmah dibalik bencana/ musibah yg menimpa kita/ org yg kita sayang. Saat kita kehilangan org terkasih, mungkin TUHAN telah menyiapkan pasangan yg jauh lebih baik bagi kita. Kala kita ditinggal orang tersayang untuk selamanya, justru mungkin dengan demikian dia lebih tenang & nyaman diSISINYA... bukankah sebagai org yg menyayangi seseorang kebahagiaannya adl yg kita harapkan?
So, w jg ngomongin diri sendiri... jgn asal nyalahin takdir atow org len krn suatu kejadianyg tak kita inginkan. Resapi setiap kejadiannya, gali lebih dalam untuk mendapatkan hikmahnya, simpan baik" dimemory kita sebagai pelajaran dari musibah yg telah lalu, bahkan bisa kita bagio dgn org" terkasih kita... ;)
Kpn" bagi crita yg len, kyny banyak seh tp yg paling inged ini.. jd lsg tulis ndak perlu buka" artikel dulu.... Mode Sotoy : Low Power... gonna shut down soon :p
Chayoooo!!! ^_^
~~~Ivy~~~
Mo bagi" crita aja... dolo , w pernah baca artikel yg mnrt w bagus bgd. Crita ttg seorang gadis cili bernama anisa, ia memiliki sebuah kalung imitasi yang selalu ia pakai sepanjang hari. Kalung ini pemberian sang ayah sebagai hadiah pada ultahnya beberapa tahun yang lalu.
Meski hanya imitasi, kalung ini sangat berharga bagi annisa. Tak pernah sedetikpun lepas dari lingkar leher annisa meski sedang saatnya mandi, kalung itu hanya pernah skali lepas dari leher annisa karena kulit leher annisa ruam" bahkan melepuh krn iritasi. Dalam keadaan sakit sekalipun kalung itu digenggamnya erat" tak boleh disimpan siapapun termasuk mamanya.
Suatu malam, sang ayah menghampiri annisa yg sedang bersiap" tidur. Setelah berdoa bersamanya, dengan suara lembut sang ayah bertanya kpd annisa 'annisa sayang, nisa sayang papa?', annisa mengangguk yakin. 'klo boleh, papa minta kalung nisa boleh ndak?' papanya bertanya lagi, kali ini wajah nisa kelihatan bingung 'pa, nisa sayang papa, nisa sayang mama. Papa boleh minta mainan nisa yg bagus" dan mahal, boneka barbie yg baru jg boleh papa minta, tp kalung ini jangan yah pa?'. Papa nisa tersenyum mendengar penuturan putrinya, ia mengangguk pelan lalu mengecup kening nisa seraya mengucapkan selamat tidur.
Beberapa hari kemudian, hal tersebut berulang kembali. Sang papa meminta kalung kesayangan nisa dan mendapat penolakan halus sang putri. Hal ini berulang beberapa kali, hingga suatu malam saat sang papa hendak meninggalkan kamar nisa...
'Pa, nisa sayang papa... ' ucapnya lirih sembari menahan air matanya meleleh, papanya tersenyum lalu sembari mengusap air mata nisa ia cium kening nisa 'papa jg sayang nisa... ' jwb sang papa pelan.
Saat sang papa hendak beranjak, tangan mungil nisa menahan baju papanya. Sekali lagi dengan air mata berlinang nisa berkata lirih 'pa, nisa suka banget ma kalung nisa... ', papa nisa tersenyum, lalu membelai rabut putrinya yg beranjak duduk diperaduan 'iy, papa ngerti kok sayang' hibur sang papa. '...tapi nisa lebih sayang papa... ' lanjutnya seraya melepas kalung kesayangannya untuk diberikan ke papanya, kali ini sang papapun tak dapat menahan tetesan airmatanya sendiri. Dengan penuh sinta kasih, sang papa memeluk nisa erat"... untuk beberapa saat nisa dan papanya larut dalam tangis haru.
Setelah beberapa saat, sang ayah bersurut sembari tersenyum, lalu duduk dilantai. Setelah menyimpan kalung kesayangan putrinya, ia merogoh kantong bajunya... lalu ia keluarkan sebentuk kalung cantik. Sambil tetap tersenyum, sang papa memberi tanda kpd annisa untuk menyibakkan rambutnya supaya tak mengganggu saat sang papa melingkarkan kalung baru itu dileher annisa. 'Nah! lebih cantik bukan?' kata sang papa tersenyum cerah, sedang mimik wajah nisa malah kebingungan.
Dengan tetap tersenyum sang papa menjelaskan dengan lembut 'sebenarnya, papa dah belikan kalung cantik in buat nisa beberapa hari yg lalu karena kalung imitasi bikin kulit nisa ruam", bahkan melepuh... tapi sepertinya nisa belum siap kehilangan kalung kesayangan nisa. kalung itu, asli bukan imitasi spt yg lalu, jadi nisa ndak usah khawatir iritasi lg... '. Lalu keduanya kembali berpelukan dlm haru...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Terkadang kala kita kehilangan sesuatu yg berharga, kita hanya merasakan sakitnya. Menyalahkan diri sendiri, sampai menyalahkan suratan takdir yg tlah tersurat. Klu ndak kuad nahan beban mental, bisa" suka ktawa/ nangis sendiri secara otomatis pdhl ndak jelas penyebabnya (aliaz gokilz bow :p)
Dalam cerita diatas, diharapkan kita bisa melihat hikmah dibalik bencana/ musibah yg menimpa kita/ org yg kita sayang. Saat kita kehilangan org terkasih, mungkin TUHAN telah menyiapkan pasangan yg jauh lebih baik bagi kita. Kala kita ditinggal orang tersayang untuk selamanya, justru mungkin dengan demikian dia lebih tenang & nyaman diSISINYA... bukankah sebagai org yg menyayangi seseorang kebahagiaannya adl yg kita harapkan?
So, w jg ngomongin diri sendiri... jgn asal nyalahin takdir atow org len krn suatu kejadianyg tak kita inginkan. Resapi setiap kejadiannya, gali lebih dalam untuk mendapatkan hikmahnya, simpan baik" dimemory kita sebagai pelajaran dari musibah yg telah lalu, bahkan bisa kita bagio dgn org" terkasih kita... ;)
Kpn" bagi crita yg len, kyny banyak seh tp yg paling inged ini.. jd lsg tulis ndak perlu buka" artikel dulu.... Mode Sotoy : Low Power... gonna shut down soon :p
Chayoooo!!! ^_^
~~~Ivy~~~
0 komentar:
Post a Comment